OBJEK FILSAFAT
DAN
FAEDAH MEMPELAJARI FILSAFAT

Disusun oleh:
1. Ahmad Mustofa
2. Marjuki
Dosen Pengampu: Dr. M.Baharudin
M.Hum
Fakultas: Ushuluddin
Prodi: IAT
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) RADEN INTAN LAMPUNG
T.A 2013/2014
KATA PENGANTAR
Segala puji
bagi Allah S.W.T yang senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah Nya sehingga
kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan sebaik-baiknya.
Sholawat serta salam senantiasa kita sanjungkan kepada
junjungan kita nabi besar Muhammad S.AW, suri tauladan kita dan semoga kelak di
yaumil akhir kita di akui sebagai umatnya.
Terima kasih kepada rekan-rekan sekalian yang telah bersama-sama menyusun
makalah ini. Semoga apa yang kita kerja keraskan ini bermanfaat untuk kita
semua Aamiin.
Tidak lupa juga kami haturkan terima kasih kepada bapak dosen atas arahan
dan bimbingannya.
Kami sebagai penyusun
menyadari, bahwa kami hanyalah manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan
dan ketidak sempurnaan. Oleh karena itu, kami mengharapkan saran maupun kritik
sebagai motivasi bagi kami, agar kelak kami bisa menghasilkan yang lebih baik
lagi.
Akhirnya, semoga makalah yang
kami buat ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua sebagai bahan
pembelajaran dalam bidang Filsafat,
khususnya tentang Objek filsafat dan Faedah
mempelajari filsafat.
Bandar Lampung,
Oktober 2013
Kelompok 3
![]() |
DAFTAR ISI
KATA
PENGANTAR ........................................................................................... ii
DAFTAR
ISI ......................................................................................................... iii
BAB I : PENDAHULUAN ................................................................................ 1
A. Latar Belakang................................................................................... 1
B. Tujan Penulisan.................................................................................. 3
BAB II : PEMBAHASAN ................................................................................... 4
A.Objek Filsafat....................................................................................... 4
B.Faedah Mempelajari Filsafat................................................................. 5
BAB III : PENUTUP .............................................................................................9
A. Simpulan.............................................................................................. 9
B. Saran.................................................................................................. 10
DAFTAR PUSTAKA................................................................................. ……..11
![]() |
BAB I
PENDAHULUAN
A.Latar Belakang
Berbicara tentang filsafat, kita harus tahu
terlebih dahulu apa arti filsafat itu
sendiri. Kata
filsafat atau falsafat, berasal dari bahasa Yunani: philoshophia yang banyak
diperoleh pengertian-pengertian, baik secara harfiah atau etimologi. Terdiri
dari kata philos yang berarti cinta, gemar, suka dan kata sophia berarti
pengetahuan, hikmah dan kebijaksanaan. filsafat menurut arti katanya dapat
diartikan sebagai cinta, cinta kepada ilmu pengetahuan atau kebenaran, suka
kepada hikmah juga kebijaksanaan.
Sebenarnya banyak hal yang
berkaitan dengan filsafat. Namun dalam hal ini kami sebagai penyusun makalah
hanya akan membahas tentang objek filsafat serta faedah mempelajari filsafat.
B.Tujuan Penulisan
1. Mengetahui sekilas
tentang Objek Filsafat
2. Mengetahui macam-macam
objek filsafat.
3. Mengetahui faedah atau
manfaat dengan mempelajari filsafat
![]() |
BAB II
PEMBAHASAN
A.OBJEK
FILSAFAT
Sebagai
mana yang telah kita ketahui bahwa ilmu pengetahuan itu di tentukan oleh
obyeknya, baik obyek material ataupun obyek formalnya. Demikian pula halnya
dengan filsafat.
Obyek filsafat adalah mengenai sesuatu,dari
jenis apapun juga, mengenai fisika, matematika, maupun metafisika kedalam yang
terakhir ini termasuklah mengenal allah ta’ala.
1.Macam-macam Objek Filsafat
a.Objek material filsafat
Yaitu
suatu bahan yang menjadi tinjauan penelitian atau pembentukan pengetahuan itu
atau hal yang di selidiki, di pandang atau di sorot oleh suatu disiplin ilmu yang mencakup apa saja
baik hal-hal yang konkrit ataupun yang abstrak.
Menurut Drs. H.A.Dardiri bahwa objek material adalah segala sesuatu yang ada, baik yang ada dalam pikiran, ada dalam kenyataan maupun ada dalam kemungkinan. Segala sesuatu yang ada itu di bagi dua, yaitu:
a. Ada yang bersifat umum (ontologi), yakni ilmu yang menyelidiki tentang hal yang ada pada umumnya.
b. Ada yang bersifat khusus yang terbagi dua yaitu ada secara mutlak
(theodicae) dan tidak mutlak yang terdiri dari manusia (antropologi metafisik)
dan alam (kosmologi).
Menurut Endang saefudin anshori
(1981), Obyak
material filsafat adalah segala sesuatu yang berwujud yang pada garis besarnya
dapat dibagi menjadi :
-Hakikat
Tuhan
-Hakikat
alam
-Hakikat
manusia
Dan ada pula yang
berpendapat bahwa obyek material filsafat dibagi mwnjadi tiga yaitu;
1.Yang
ada dalam alam empiris
2.Yang
ada alam fikiran
3.Yang
ada dalam alam kemungkinan
Dari uraian diatas dapat disimpulkan sebagai
berikut:
1.Obyek material filsafat
merupakan suatu bahan yang menjadi suatu bahan tinjauan
penelitian atau pembentukan pengetahuan itu atau hal yang diselidiki, dipandang
atau disorot oleh suatu disiplin ilmu yang mencangkup apa saja hal-hal yang
bersifat konkrit ataupun abstrak
2.Obyek
material filsafat ilmu itu bersifat umum(universal) yaitu segala sesuatu yang
ada (realita)
3.Obyek
material filsafat mempelajari secara langsung pekerjaan akal dan mengevaluasi
hasil-hasil dari obyek formal ilmu itu dan mengujinya dengan realitas praktis
yang sebenarnya
![]() |
2. Objek Formal filsafat
Yaitu sudut pandangan yang ditujukan
pada bahan dari penelitian atau pembentukan pengetahuan itu, atau sudut dari
mana objek material itu di sorot.
Contoh : Objek materialnya adalah manusia dan manusia ini di tinjau dari sudut pandangan yang berbeda-beda sehingga ada beberapa ilmu yang mempelajari manusia di antaranya psikologi, antropologi, sosiologi dan lain sebagainya.
Contoh : Objek materialnya adalah manusia dan manusia ini di tinjau dari sudut pandangan yang berbeda-beda sehingga ada beberapa ilmu yang mempelajari manusia di antaranya psikologi, antropologi, sosiologi dan lain sebagainya.
Yang menjadi
obyek formal dari filsafat adalah hal-ahl yang menyangkut hakiki, sifat dasar
arti atau makna
terdalam dari sesuatu itu. Misalnya mengenai manusia, yang dipersoalkan
mengenai apa hakikat manusia itu. Tentu
saja bukanlah hal-hal yang dapat ditinjau pengamatan indra, tapi sama sekali
hanya dapat dicapai dengan kemampuan rasio, rasa dan logika. Sebab mengenai hakikat
sesuatu bukanlah hal-hal yang bersifat empiris.
Dari uraian diatas dapat disimpulkan sebagai
berikut:
1.Obyek formal filsafat ilmu itu tidak terbatas
pada apa yang mampu di indrawi saja tapi
melainkan seluruh hakikat sesuatu baik yang nyata atau pun abstrak
2.Obyek formal filsafat itu bersifat khusus dan
empiris
3. Obyek formal filsafat itu menyelidiki sesuatu
gunamengerti sedalam-dalamnya atau mengetahui obyek material itu secara hakiki,
mengerti kodrat sesuatu itu secara mendalam (to know the nature of everyting).
Obyek formal ini sudut pandang yang
membedakan watak filsafat dengan pengetahuan. Karna filsafat berusaha mengerti
sesuatu sedalam-dalamnya.
![]() |
B. FAEDAH MEMPELAJARI FILSAFAT
Menurut
Harold H. Titus, filsafat adalah suatu usaha untuk memahami alam semesta,
maknanya dan nilainya.
Dr.
Oemar A. Hosein mengatakan: Ilmu memberi kepada kita pengetahuan, dan filsafat
memberikan hikmah. Filsafat memberikan kepuasan kepada keinginan manusia akan
pengetahuan yang tersusun dengan tertib, akan kebenaran.
S.
Takdir Alisyahbana menulis dalam bukunya: Pembimbing ke Filsafat Metafisika, filsafat itu dapat memberikan
ketenangan pikiran-pikiran dan kematangan hati, sekalipun menghadapi maut.
Radhakrishnan
dalam bukunya, History of Philosophy menyebutkan: Tugas filsafat
bukanlah sekedar mencerminkan semangat masa ketika kita hidupi, melainkan
membimbingnya maju. Fungsi filsafat adalah kreatif, menerapkan nilai,
menerapkan tujuan, menentukan arah dan menuntun pada jalan baru.
Berbeda
dengan pendapat Soemadi Soejabrata, yaitu mempelajari filsafat adalah untuk
mempertajam pikiran maka H. De Vos berpendapat bahwa filsafat tidak hanya cukup
diketahui, tetapi harus dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dari
uraian diatas dapat disimpulkan bahwa tujuan filsafat adalah mencari hakikat
kebenaran sesuatu, baik dalam logika (kebenaran berpikir), etika (berperilaku),
maupun Metafisika (hakikat keaslian).
![]() |
Manfaat
mempelajari filsafat ada bermacam-macam. Namun sekurang-kurangnya ada 4 macam
faedah, yaitu :
1. Agar terlatih berpikir serius
2. Agar mampu memahami filsafat
3. Agar mungkin menjadi filsafat
4. Agar menjadi warga negara yang baik
Berfilsafat ialah berusaha menemukan kebenaran tentang segala sesuatu
dengan menggunakan pemikiran secara serius. Plato menghendaki kepala negara
seharusnya filosuf. Belajar filsafat merupakan salah satu bentuk latihan untuk
memperoleh kemampuan memecahkan masalah secara serius, menemukan akar persoalan
yang terdalam, menemukan sebab terakhir satu penampakkan.
Dengan uraian diatas jelaslah bagi kita bahwa secara kongkrit manfaat
mempelajari filsafat adalah :
1. Filsafat menolong mendidik,
2. Filsafat memberikan kebiasaan dan
kepandaian untuk melihat dan memecahkan persoalan-persoalan dalam hidup
sehari-hari.
3. Filsafat memberikan pandangan yang
luas
4. Filsafat merupakan latihan untuk
berpikir sendiri
5. Filsafat memberikan dasar,-dasar,
baik untuk hidup kita sendiri (terutama dalam etika) maupun untuk ilmu-ilmu
pengetahuan dan lainnya, seperti sosiologi, Ilmu jiwa, ilmu mendidik, dan
sebagainya.
![]() |
BAB II
PENUTUP
A.SIMPULAN
Obyek filsafat adalah mengenai sesuatu,dari
jenis apapun juga, mengenai fisika, matematika, maupun metafisika kedalam yang
terakhir ini termasuklah mengenal allah ta’ala.
Objek filsafat dibedakan menjadi dua,yaitu: Objek
material dan objek formal.
Diantara manfaat mempelajari filsafat:
1. Agar
terlatih berpikir serius
2. Agar
mampu memahami filsafat
3. Agar
mungkin menjadi filsafat
4. Agar
menjadi warga negara yang baik
B.SARAN
Demikian makalah yang dapat kami sampaikan. Semoga
bisa memberi manfaat untuk kita semua. Tidak lupa juga kami mengharapkan kritik
dan saran yang bersifat membangun, untuk karya yang lebih
![]() |
DAFTAR
PUSTAKA
Asmoro, Achmadi. 2011. Filsafat Umum. Jakarta: Rajawali Pers.
Anshari, Endang Saefuddin. 1987. Ilmu,
Filsafat dan Agama. Surabaya: PT Bina Ilmu.
Kuliahfilsafat.blogspot.com/2009/04/tujuan-fungsi-dan-manfaat-filsafat.html
Syadali, Ahmad dkk. 1999. Filsafat Umum. Bandung: Pustaka Setia.
Abdulhaq, Ishaq. 2008. Filsafat Ilmu Pendidikan: Suatu Pengantar. Bandung: PT Remaja
Rosdakarya.
Al-Ahwani, Ahmad Fuad. 1984. Filsafat Islam.Jakarta: Proyek Pembinaan Prasarana dan Sarana
PTA/IAIN.
Anshari, Endang Saefuddin. 1979. Ilmu, Filsafat Dan Agama. Surabaya: PT
Bina Ilmu.
![]() |
|||
![]() |
|||










Tidak ada komentar:
Posting Komentar